tips keputihan menjelang persalinan

Keputihan merupakan hal yg normal terjadi [ada wanita, namun ternyata keputihan juga dapat terjadi pada wanita hamil. Keputhan bisa menjadi tanda awal kehamilan, tapi juga bisa sebagai tanda persalinan. Namun bahayakah hal ini? Berikut kami berikan beberapa tips keputihan menjelang persalinan.

tips keputihan menjelang persalinan

Munculnya tanda persalinan yang dirasakan ibu hamil berbeda-beda. Tanda ini biasanya mulai muncul menjelang tanggal taksiran persalinan (TP), Taksiran persalinan ini tidak sepenuhnya tepat. Persalinan bisa terjadi 2 minggu sebelum atau 2 minggu sesudah tanggal persalinan. Dalam mamasuki hari-hari persalinan tentunya banyak yang perlu disiapkan oleh ibu hamil dan keluarga. Untuk itu penting bagi kita mengatahui tanda-tanda persalinan, guna melakukan persiapan diri. Berikut tanda-tandanya :

Keputihan lebih banyak

Selama kehamilan, produksi lendir menjadi tinggi sehingga keluar dari jalan lahir. lendir yang keluar tersebut terdiri dari hasil sekresi pada leher rahim, sel-sel tua pada dinding vagina, dan flora bakteri. Lendir ini lah yang disebut keputihan.

Peningkatan cairan ini umunya tidak perlu dikhawatirkan. Karena kasus ini cukup umum terjadi pada ibu hamil dan kebanyakan tidak berbahaya. Namun jika keputihan cukup mengganggu ada beberapa hal yang dapat anda lakukan. Berikut tips keputihan menjelang persalinan :

  • Menggunakan panty liner dan mengganginya 4 jam sekali.
  • Ganti celana dalam jika sudah terasa basah atau lembab.
  • Gunakan celana yang nyaman dan tidak ketat.
  • Keringkan daerah miss V setelah buang air.

Membedakan keputihan biasa dan keputihan tanda persalinan dapat dibedakan dalam beberapa hal. Warna keputihan putih pudar,  volumenya semakin meningkat seiring mendekatnya waktu persalinan.

Namun jika keputihan yang terjadi tidak seperti biasanya, sebaiknya anda waspada. Misalnya keputihan berwarna kuning atau hijau dan ber berbau bisa menjadi tanda infeksi.

Efek Penyakit Endometriosis Ketika Hamil

Bloody Show

Sumbat lendir yang tertahan pada leher rahim dapat luruh secara tiba-tiba sampai 12 hari sebelum wantu persalinan. Sumbat lendir yang luruh tadi akan membentuk gumpalan seperti jelly berwarna merah muda. Lendir darah tersebut bisa keluar sekaligus atau sedikit-sedikit.

Sumbat ini sebenarnya terbentuk dari awal kehamilan, kurang lebih sekitar minggu ketujuh. Tujuannya adanya sumbatan ini yaitu untuk menutup bagian leher rahim sehingga dapat mencegah infeksi. Ketika bloody show keluar, itu berarti jika serviks sudah mulai terbuka dan waktu persalinan semakin dekat.

Pada ibu hamil pertama kali melahirkan, persalinan mungkin terjadi setelah beberapa hari setelah proses bloody show. Namun, jika pada ibu yang sudah melahirkan sebelumnya, umumnya persalinan akan terjadi beberapa jam setelah adanya bloody show.

Posisi Bayi Turun ke Bawah

Salah satu keluhan yang biasaya terjadi pada ibu hamil yaitu sulit bernafas. Namun, ketika waktu bersalin semakin dekat nafas akan lebih lega, karena posisi bayi mulai turun ke bawah. Posisi bayi akan mengarah ke panggul, sehingga tekanan di diafragma menjadi berkurang. Hal ini menjadikan paru-paru lebih leluasa bergerak.

Ketika nafas mulai tidak sesak, namun biasanya ibu hamil menjadi sering berkemih. Hal ini karena adanya tekanan bayi pada kandung kemih.

Kram dan Nyeri Punggung

tips keputihan menjelang persalinan

Selain sering berkemih, penurunan posisi bayi juga berpengaruh pada daerah punggung, panggul dan selangkangan. Biasanya ibu hamil merasakan rasa nyeri pada daerah punggung bawah dan juga selangkangan. Hal ini karena otot dan persendian meregang serta bergeser secara otomatis. Kondisi ini meriupakan respon alami tubuh untuk membuat ‘jalan’ untuk bayi ketika dilahirkan.

Ketika masa kehamilan, hormon relaksin membuat ligament menjadi sedikit lebih longgar. Hormon ini juga yang berkerja melonggarkan sendi ketika menjalang persalinan. Sebelum melahirkan, ibu hamil sering merasakan persendian pada seluruh tubuhnya tidak kencang atau kendor.

Lebih Berenergi

Bukan rahasia lagi jika ibu hamil lebih sering tidur siang dibanding sebelumnya. Namun, ketika menjelang persalinan akan terjadi perubahan. Ibu hamil biasanya menjadi lebih mudah bangun di pagi haru dengan segar. Ibu hamil bisanya lebih bersemangat melakukan aktifitas dari biasanya. Meskipun begitu, sebaiknya ibu hamil harus menghemat energi mereka, agar nantinya tidak kelelahan ketika proses persalinan. Maka dari itu, lakukan aktifitas sewajarnya meski Anda sedang bersemangat.

Braxton Hicks

Istilah Braxton Hicks atau bahasanya umunya adalah kontraksi palsu serig terjadi. Pada kasus ini rahim mengencang dengan tidak teratur, sehingga sedikit menimbulnya rasa nyeri. Namun, tidak muncul di sepanjang kehamilan, hanya sesekali. Dan rasa nyeri atau mulas akan lebih sering muncul mendekati waktu persalinan. Dari kontraksi ini juga dapat kita perhatikan sabagai tanda persalinan. Jika kontraksi yang dirasakan lebih sering dan intens, ada baiknya anda siapkan diri untuk persalinan.

Kontraksi Persalinan

Ketika kontraksi, otot-otot  rahim akan menjadi kenjang dan rasa nyeri itu akan terus menerus meningkat. Ketika ibu hamil menaruh tangannya di atas perut, maka akan terasa lebih keras. Namun, ketika kontrasi hilang maka otot-otot akan rileks kembai.

Kontraksi ini berfungsi dalam mendorong bayi ke arah bawah, sehingga dapat membuka serviks. Kontraksi saat persalinan mempunyai ciri khas yaitu teratur, semakin sering, intens dan durasi nyeri semakin lama. Jika kontraksi sudah terasa setiap 5 menit, maka bersiplah untuk menghubungi bidan.

Adanya Pembukaan Serviks

Memasuki hari-hari persalinan, serviks akan meregang dan menipis. Hal ini menandakan jika pada bagian bawah rahim sudah siap untuk persalinan. Hal ini karena serviks yang semakin tipis akan lebih mempermudah membuka.

Pembukaan serviks akan membesar seriring mendekatnya waktu persalinan. Pembukaan biasanya diukur dengan “jari” untuk pemeriksaan secara manual. 1 jari sama dengan pembukann 1 yang berarti seviks baru membuka sebesar 1 cm. Pembukaan lengkap atau pembukaan 10 cm menandakan jika ibu hamil sudah siap melahirkan.

Ketuban Pecah

Biasanya ibu hamil mengalami ketuban pecah saat persalinan. Namun, tidak sedikit juga yang terjadi pecah ketuan sebelum persalinan. Ketika bayi akan lahir, ketuban secara otomatis akan pecah dan mengeluarkan cairan ketuban. Kantung ketuban sendiri merupakan tempat janin selama persalinan dan cairan ketuban sebagai pelindung janin dari benturan. Katika ketuban pecah biasanya ibu hamil merasakan adanya semburan tiba-tiba dari dalam jalan lahir. namun ada juga yang menetes sedikit-sedikit (rembes).

Namun jika ketuban pecah sebelum waktunya, diperlukan tindakan lebih lanjut. Hal ini dilakukan agar bayi tidak kekurangan iksigen karena air ketuban yang menipis.

Setelah mengatahui tanda-tanda persalinan dan tips keputihan menjelang persalinan tentunya membantu anda lebih tenang. Anda juga dapat mendeteksi tanda persalianan dan lebih menyiapkan diri.

Katidaknyamanan mendekati waktu persalinan merupakan hal normal yang banyak dirasakan ibu hamil. Yang perlu anda lakukan yaitu menghadapi dengan tenag, ber[ikir positif dan intirahat yang cukup. Bantu juga dengan konsumsi asupan makanan yang bergizi. Hal-hal ini dapat membantu agar anda tidak panik dan mempunyai tenaga yang cukup untuk melalukan proses persalinan.

Penyebab Haid Tidak Teratur !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here