mendongeng untuk anak usia dini

Apakah ketika anda masih kecil anda pernah diceritakan dongeng oleh orang tua anda ? Cerita tentang peri, kerajaan dan dongeng cerita rakyat biasanya yang di ceritakan para orangtua. Berdongeng biasanya dilakukan untuk penghantar tidur atau hanya sekedar mengisi waktu luang. Meski terdengar kalsik, berdongeng ternyata bermanfaat bagi anak di usia dini loh ! Berikut manfaat mendongeng untuk anak usia dini :

Meningkatkan Kosakata Baru Dan Kemampuan Berbahasa

Ketika mendengarkan dongeng, anak akan mendengar beberapa kosa kata baru. Saat mendengarkan dongeng juga anak akan berusaha memahami jalan cerita. 2 hal ini dapat berdapak baik bagi perkembangan anak. Anak akan lebih terampil ber komunikasi dengan orang lain. Selain itu anak akan terlatih untuk memahami sesuatu dengan cepat.

Berani Bertanya Dan Kritis

Saat membacakan dongeng anak akan menyimak apa yang anda ceritakan. Cara membacakan dongeng yang benar dengan membangun percakapan 2 arah dengan anak lebih efektif. Hal ini membangun keberanian anak untuk bertanya dan menjawab.Anak akan penasaran dengan kelanjutan cerita jika anda menceritakan dengan menarik dan menggunakan komunikasi 2 arah.

Meningkatkan Daya Imajinasi Dan Kreativitas

Mendongeng untuk anak usia dini juga dapat mengasah imanjinasi dan kreativitas anak. Ketika anda berdongeng, anak akan membayangkan adegan dari cerita dongeng dengan imanjinasinya sendiri. Sehingga kreativitas anak meningkat.

Mengenal Nilai Moral, Budaya Dan Karakter Baik

Dalam sebuah dongeng pasti memiliki nilai moral dan pesan yang baik. Anak akan belajar nilai moral dari karakter baik dalam sebuah dongeng. Karakter utama dalam cerita biasanya orang yang baik atau seorang pahlawan yang disukai anak. Sehingga anak terpengaruh dan ingin menjadi seperti karakter utama yang bersifat positif.

Mempererat Ikatan Emosi Anak Dengan Orangtua

Saat mendongeng untuk anak usia dini pastinya anda berada didekat mereka bukan? Berikan kontak fisik pada anak untuk membangun ikatan emosi yang kuat antara anda dengan anak. Berikan interaksi seperti pengelus kepala, memeluk atau mengelitik agar anak merasa diperhatikan.

https://lingshenyao.id/tanda-kanker-serviks/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here