jarak kehamilan normal

Anda yang sudah mempunyai anak pertama pasti berfikir waktu yang tepat memberikan anak pertama anda adik. Namun, ada beberapa keraguan seperti keadaan rahim pasca melahirkan anak pertama dan juga penerimaan dari anak pertama. Sebetulnya ada jarak kehamilan normal dari anak pertama ke anak selanjutnya.

Jakar kehamilan ini jangan disepelekan, karena berpengaruh pada ibu, janin dan juga psikologi anak pertama. Berikut ini adalah hal yang mungkin terjadi pada ibu dan bayi jika jarak kehamilan terlalu dekat :

  • Bayi yang dilahirkan memiliki berat badan rendah (<2.500 gram).
  • Kelahiran prematur.
  • Janin kekurangan gizi dan kurang sehat karena kondisi rahim yang belum pulih 100% pasca persalinan pertama.
  • Kelainan plasenta.
  • Bayi beresiko terkena autisme.
  • Ibu beresiko anemia akut.
  • Keguguran.

Oleh sebab itu para pakar kesehatan menganjurkan jarak kehamilan itu diantara 18 hingga 48 bulan setelah persalinan sebelumnya. Sebetulnya setelah 12 bulan rahim anda sudah cukup kuat untuk hamil lagi, namun perlu dikonsultasikan dengan dokter. Hal ini karena dikhawatirkan ada kondisi tertentu yang membuat anda harus menunda kehamilan beberapa belan lagi.

Mengobati Miom Tanpa Operasi !

Dan waktu yang sangat disarankan adalah 2 tahun setelah kehamilan sebelumnya. Selain rahim anda yang sudah siap, psikologi dari anak pertama pun lebih siap menerima anggota baru. Banyak kasus sibling rivalry atau kecemburuan sosial pada kakak beradik akibat jarak kehamilan yang tidak tepat.

Jarak kehamilan normal ini dimaksudkan untuk memberi waktu rahim anda untuk beristirahat. Sehingga lebih siap menyiapkan asupan nutrisi untuk janin saat mengandung lagi dengan baik dan maksimal.

https://lingshenyao.id/obat-alami-kanker-serviks/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here