Efek indung telur diangkat

Efek indung telur diangkat

Ada beberapa kondisi dimana seorang wanita diharuskan untuk melakukan prosedur pengangkatan indung telur. Setiap tindakan medis pasti ada efek samping yang ditimbulkan. Berikut efek indung telur diangkat :

Gangguan kantung kemih

Indung telur yang diangkat sangat berpengaruh pada saluran kemih. Otot saraf dan aliran darah 2 organ ini sangat dekat dan juga saling berhubungan. Biasanya pada kasus ini, wanita mengalami sulit merasakan keinginan buang air kecil, sehingga sulit mengendalikan buang air kecilnya. Beberapa juga mengalami infeksi kemih, sehingga mengalami nyeri saat buang air kecil.

Gangguan usus dan sembelit

Efek dari indung telur diangkat juga adapt mengakibatkan terganggunya fungsi usus. Usus akan bekerja lebih lambat pasca operasi. Pasien juga biasanya diberikan obat pencahar, karena pasien dilarang untuk mengedan ketika BAB. Namun efek ini terjadi paca operasi saja, setelah pulih biasanya akan kembali normal.

Monopouse dini

Wanita telah diangkat rahimnya akan merasakan gejala menopause dini. Hal ini karena organ reproduksi sudah tidak bekerja dengan baik. Tak hanya gejala menopause, osteoporosis juga berpeluang besar menyerang. Hal ini karena kurangnya asupan kalsium dan juga kepadatan tulang.

Mengobati Miom Tanpa Operasi !

Menurunnya otot rahim

Efek yang selanjutnya juga berpengaruh pada otot rahim. Biasanya akan timbul rasa nyeri didaerah, namun itu hal yang wajar. Vagina juga biasanya menjadi mengendur.

Tidak bisa hamil

Seperti yang kita ketahui jika rahim merupakan tempat proses kehamilan terjadi, efeknya tentu saja mempengarui proses ini. Oleh karena itu biasanya pada wanita yang sudah memiliki anak, gangguan emosi yang ditimbulkan tidak terlalu berdapak besar. Tapi pada wanita yang belum mempunyai anak biasanya akan merapa terpukul dan mengalami gangguan emosi yang ekstim.

https://lingshenyao.id/pemeriksaan-kanker-serviks/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here