dampak pernikahan dini

Kasus pernikahan dini memang sudah tidak asing di Indonesia. Ada yang melakukan pernikahan dini karena wanita ketahuan hamil, tuntutan orangtua hingga alasan tradisi. Akan ada banyak dampak pernikahan dini yang tidak difikirkan lebih jauh oleh orangtua maupun anaknya sendiri. Berikut dampak yang ditimbulkan pernikahan diri :

  • KDRT

Dampak pernikahan dini yang paling sering ditemua adalah kekerasan dalam rumah tangga. Menurut peneitian 44% pasangan yang melakukanpernikahan dini, sang wanita mengalami KDRT dengan frekuensi tinggi. Hal ini karena emosi pasangan yang belum stabil dan matang dalam menyeselaikan suatu masalah memicu adanya kekerasan.

Mengobati Miom Tanpa Operasi !

  • Meningkatkan Angka Kematian Ibu

Pada usia yang dini seperti 14-19 tahun, organ reprodukso wanita belum matang dan belum siap untuk hamil. Karena hal tersebut banyak yang mengalami keguguran atau masalah pada saaat persalinan. Tak hanya bagi keselamatan janin, keselamatan wanita yang mengandung di usia dini juga bisa terancam. Salah satu penyebab naiknya angka kematian ibu adalah kehamilan seorang wanita yang belum cukup usia.

  • Putusnya Pendidikan

Pernikahan dini menghambat seseorang dalam mencapai pendidikan yang tinggi, terutama pada wanita. Memang tidak semua, namun hanya 5,6% saja yang melanjutkan mendidikan. Kebanyakan mereka lebih memilih mencari uang dibanding menlanjutkan pendidikan. Hal ini karena tuntutan kebutuhan rumah tangga yang harus dipenuhi. Ehingga semakin rendahnya tingkat pendidikan.

Setelah mengatahui dampak dari pernihakan dini ini, ada baiknya untuk mengambil hikmah dari banyak kasus. Sebagai orang tua juga harus bisa memberi penjelasan dan edukasi agar hal-hal tersebut tidak terjadi.

.https://lingshenyao.id/jual-obat-herbal/

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here